Tampilkan postingan dengan label Program Imunisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program Imunisasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Maret 2016

PIN Polio di SULTRA Sudah Mencapai 87 Persen

Walikota Kendari DR Ir H. Asrun MEng saat membuka pekan imunisasi di Kota Kendari. foto: ALIN

SUARAKENDARI.COM, Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah mencapai 87 persen. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Asrum Tombili, kepada sejumlah rekan media, Rabu (16/3/2016).

“Sampai tadi pagi saya sudah mendapatkan laporan jika PIN Polio di Sultra itu sudah mencapai 87 persen, artinya sisa 13 persen lagi yang akan kita lakukan,” terangnya.

Untuk mencapai angka 100 persen, dalam kurun waktu dua hari pihaknya akan melakukan sweeping dan turun langsung ke beberapa daerah terpencil yang belum melakukan PIN Polio.

“Sebenarnya ada beberapa daerah seperti Kolaka dan Buteng yang sudah mencapai 100 persen, hanya saja masih ada beberapa kabupaten yang hanya 80 dan 90 persen, mungkin karena lokasinya yang di kaki gunung, sebelah gunung dan sangat terpencil,” ujarnya.

Petugas dari Dinas Kesehatan sendiri yang akan melakukan PIN Polio langsung ke rumah warga yang terletak yang sangat terpencil. Padahal selama ini, pihaknya juga telah membuka PIN Polio di beberapa tempat umum seperti, Pelabuhan, Bandara dan terminal.

Ia berharap dengan turunnya langsung petugas ke rumah warga semua balita dengan usia 0 sampai 59 bulan dengan target secara keseluruhan sebanyak 294 ribu anak dalam melakukan PIN Polio di Sultra. (LINA)



Minggu, 28 Februari 2016

Dinkes Kendari Bersiap Menyambut PIN Polio 2016


SULTRAKINI.COM: KENDARI - Dalam rangka mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 8 Maret mendatang, Dinas Kesehatan Kota Kendari sudah melakukan beberapa persiapan.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kota Kendari, Nurlita Jaya menjelaskan, persiapan tersebut terbagi atas 4 poin. Pertama, melakukan pertemuan dengan semua Jurin Puskesmas Kecamatan se-Kota Kendari, untuk membahas berapa jumlah sasaran yang akan dilakukan PIN.

Kedua, melakukan sosialisasi kepada seluruh Puskesmas di kecamatan se-Kota Kendari, dalam rangka persiapan menghadapi PIN.

Ketiga, melakukan pertemuan dengan seluruh tenaga kesehatan baik di Puskesmas maupun di rumah sakit, untuk melakukan persiapan pemberian vaksin.

Keempat, melakukan berbagai administrasi seperti membuat Surat Keputusan Walikota, untuk membentuk Kopja dalam melaksanakan PIN Polio, dan SK Dinas Kesehatan pembentukan kelompok kerja secara teknis, yang intinya akan turun kelapangan untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan dan setelah pelaksanaan berlangsung.

Nurlita menambahkan, bahwa pada pelaksanaan mendatang, ditargetkan satu kelurahan memiliki 1 posko PIN. Adapun pusat dari pencanangan PIN Polio di Kendari nanti akan dilaksanakan di Kecamatan Puuwatu. Diharapkan semua kepala Puskemas di Kota Kendari juga melakukan persiapan demi mensukseskan PIN 2016 ini.

Sasaran yang akan diberikan vaksin nantinya, adalah bayi yang baru berumur 0 sampai 59 bulan. Telah tercatat sebanyak 33.209 balita di seluruh Kota Kendari.

Vaksin yang akan digunakan nantinya adalah vaksin yang baru. Jika saat ini Indonesia menggunakan vaksin jenis TOVV (Trivalen Oral Vaksin Volio), maka pada tanggal 3 April vaksin tersebut akan diganti dengan BOVV (Bivalen Oral Vaksin Volio), yang akan digunakan secara aktif di tanggal 4 April sampai Juli mendatang.

Tidak sampai disitu, vaksin tersebut nantinya akan diganti lagi dengan vaksin baru yang diberi nama IVV (Interactive Vaksin Volio), lewat suntikan intramuskuler pada balita usia 4 bulan.

Dijelaskan pula, bahwa pada dasarnya imunisasi dasar lengkap pada anak sebelum usia 1 tahun adalah harus mendapatkan HBO nol satu kali sejak berumur 7 hari kebawah, BCG satu kali pada usia 1 bulan, dan DPPHB sebanyak 3 kali.

"Sebenarnya dari seluruh Indonesia, Kota Kendari ini tergolong sudah bebas polio, hanya saja karena ada pencanangan dari pemerintah pusat untuk melaksanakan PIN Polio, maka hal tersebut tetap harus dilaksanakan," tutup Nurlita.(C)


http://ww1.sultrakini.com/kendarinanti/dinkes-kendari-bersiap-menyambut-pin-polio-2016-548/